Bostgame
07 Nov 2026, 23.463x dibaca

Cara Mencetak Gol di eFootball dengan Mudah, Kuasai Teknik Menyerang!

Ditulis oleh Ridho - TeamBG

Cara Mencetak Gol di eFootball dengan Mudah, Kuasai Teknik Menyerang!

Cara Mencetak Gol di eFootball dengan Lebih Efektif

Mencetak gol menjadi salah satu tantangan utama dalam permainan eFootball. Meskipun sudah memiliki striker dengan rating tinggi, tidak semua peluang bisa berakhir menjadi gol. Pemain tetap harus memahami cara membangun serangan, membaca pergerakan lawan, dan menentukan waktu yang tepat untuk melepaskan tembakan.

Banyak pemain kehilangan peluang karena terlalu terburu-buru menekan tombol shooting atau memaksakan dribble ketika ada rekan setim yang berada dalam posisi lebih baik. Padahal, serangan yang dibangun dengan sabar sering kali menghasilkan kesempatan mencetak gol yang lebih berkualitas.

Untuk meningkatkan produktivitas gol, kamu perlu menguasai beberapa teknik dasar sekaligus memahami strategi menyerang. Berikut tips yang bisa diterapkan agar permainan eFootball semakin efektif.

1. Bangun Serangan dengan Sabar dan Terarah

Gol tidak selalu harus tercipta melalui serangan cepat. Mengalirkan bola dari lini tengah menuju depan secara terencana dapat membantu menemukan celah di pertahanan lawan.

Jangan Terburu-buru Menembak

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemain adalah langsung melepaskan tembakan begitu mendapatkan bola di dekat kotak penalti. Padahal, posisi tubuh pemain, sudut tembak, dan keberadaan bek lawan sangat memengaruhi kualitas peluang.

Sebelum menekan tombol shooting, perhatikan posisi kiper dan pemain bertahan. Jika sudut tembak masih tertutup, kamu bisa mengoper bola kepada rekan yang memiliki ruang lebih baik.

Manfaatkan Ruang Kosong

Perhatikan area yang ditinggalkan bek lawan ketika mereka bergerak menutup pemain pembawa bola. Ruang tersebut dapat dimanfaatkan melalui operan pendek, perpindahan sisi serangan, atau pergerakan penyerang tanpa bola.

Dasar membangun serangan yang efektif:

  1. Jangan memaksakan tembakan dari posisi sulit.

  2. Cari celah di antara pemain bertahan.

  3. Gunakan umpan pendek untuk menjaga penguasaan bola.

  4. Perhatikan pergerakan rekan setim.

  5. Alihkan arah serangan ketika satu sisi terlalu padat.

2. Pilih Teknik Finishing Sesuai Situasi

Tidak semua peluang harus diselesaikan dengan jenis tembakan yang sama. Pemilihan finishing perlu disesuaikan dengan jarak, sudut, posisi pemain, dan pergerakan penjaga gawang.

Gunakan Tembakan Biasa untuk Peluang Jelas

Ketika penyerang berada dalam posisi ideal di kotak penalti, tembakan biasa dapat menjadi pilihan efektif. Arahkan bola ke area gawang yang tidak tertutup kiper dan hindari menembak ketika pemain masih dalam posisi kurang seimbang.

Manfaatkan Curl Shot dari Sudut yang Tepat

Curl shot atau tendangan melengkung bisa digunakan ketika pemain memiliki ruang untuk mengarahkan bola ke sudut gawang. Teknik ini cocok untuk situasi tertentu, terutama ketika penyerang berada di sisi kotak penalti dan mempunyai sudut tembak yang mendukung.

Namun, keberhasilannya tetap dipengaruhi kemampuan pemain, posisi tubuh, dan situasi pertandingan. Kamu juga bisa mempelajari panduan cara tendangan melengkung di eFootball agar lebih tajam.

Perhatikan Posisi Kiper

Jangan hanya fokus pada arah gawang. Amati posisi penjaga gawang sebelum melakukan penyelesaian akhir. Jika kiper bergerak menutup satu sisi, arahkan tembakan ke ruang yang ditinggalkan selama posisi penyerang memungkinkan.

3. Maksimalkan Pergerakan Penyerang

Penyerang yang hanya menunggu bola akan lebih mudah dikawal bek lawan. Sebaliknya, pergerakan aktif dapat menciptakan ruang dan membuka kesempatan menerima operan berbahaya.

Bergerak di Antara Bek

Cobalah mencari ruang di antara dua pemain bertahan. Pergerakan seperti ini dapat menyulitkan lawan menentukan pemain yang harus menjaga penyerang.

Ketika celah terbuka, kirimkan through pass agar striker bisa menerima bola dalam posisi lebih menguntungkan.

Gunakan One-Two Pass

One-two pass merupakan kombinasi operan cepat antara dua pemain untuk melewati penjagaan lawan. Teknik ini berguna ketika jalur menuju kotak penalti tertutup oleh banyak pemain bertahan.

Kamu bisa mengoper kepada rekan, kemudian melanjutkan pergerakan untuk menerima bola kembali. Jika dilakukan pada waktu yang tepat, kombinasi ini dapat menciptakan peluang tanpa harus melewati bek melalui dribble.

Pergerakan yang bisa dimanfaatkan:

  1. Berlari menuju ruang kosong.

  2. Membuka jalur operan bagi pembawa bola.

  3. Bergerak di belakang garis pertahanan.

  4. Melakukan kombinasi one-two pass.

  5. Menyesuaikan waktu berlari dengan through pass.

4. Kuasai Through Pass untuk Membongkar Pertahanan

Through pass menjadi salah satu pilihan penting ketika menghadapi lawan yang memasang garis pertahanan tinggi atau meninggalkan ruang di belakang bek.

Umpan terobosan dapat mengirim bola langsung menuju jalur lari penyerang. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada waktu operan dan arah pergerakan pemain yang menerima bola.

Perhatikan Waktu Memberikan Umpan

Jangan mengirim through pass terlalu cepat ketika striker masih berada di belakang bek. Tunggu sampai penyerang mulai bergerak menuju ruang terbuka, kemudian berikan bola ke area yang akan dituju.

Sesuaikan Kekuatan Operan

Kekuatan umpan juga perlu diperhatikan. Operan yang terlalu lemah bisa dipotong lawan, sedangkan umpan terlalu kuat berisiko membuat bola melewati jangkauan penyerang.

Latih penggunaan through pass dalam berbagai situasi agar kamu lebih terbiasa memperkirakan jarak dan kecepatan pemain.

5. Gunakan Dribble untuk Membuka Ruang Tembak

Dribble bukan sekadar cara melewati lawan. Dalam situasi menyerang, gerakan ini juga bisa digunakan untuk menciptakan sudut tembak atau memancing bek keluar dari posisinya.

Prioritaskan Gerakan Sederhana

Tidak semua situasi membutuhkan skill yang rumit. Pergantian arah, perubahan kecepatan, dan gerakan mengecoh sederhana bisa membantu pemain mendapatkan ruang.

Fokuslah pada tujuan utama, yaitu membuka jalur operan atau menciptakan kesempatan menembak.

Hindari Dribble Berlebihan

Memaksakan diri melewati banyak pemain justru meningkatkan risiko kehilangan bola. Jika jalur dribble tertutup, manfaatkan rekan setim sebagai opsi operan.

Kamu bisa mempelajari teknik tambahan melalui panduan cara gocek di eFootball agar lebih memahami penggunaan dribble dalam situasi pertandingan.

6. Pilih Formasi yang Mendukung Serangan

Formasi menentukan bagaimana pemain bergerak dan membangun serangan. Susunan yang tepat dapat membantu penyerang mendapatkan dukungan lebih baik dari lini tengah maupun pemain sayap.

Gunakan AMF untuk Mendukung Striker

Kehadiran Attacking Midfielder atau AMF dapat membantu menghubungkan lini tengah dengan lini depan. Pemain ini bisa menjadi sumber umpan terobosan, mengatur tempo serangan, atau masuk ke area berbahaya ketika striker menarik perhatian bek.

Manfaatkan Dua Striker

Formasi dengan dua penyerang dapat memberikan lebih banyak opsi di area depan. Satu pemain bisa bergerak membuka ruang, sementara penyerang lainnya menunggu kesempatan menerima bola.

Namun, formasi tersebut tetap harus disesuaikan dengan karakter pemain dan gaya bermain yang digunakan.

Sesuaikan Formasi dengan Gaya Bermain

Tidak ada satu formasi yang selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua pemain. Jika kamu lebih suka membangun serangan melalui penguasaan bola, gunakan susunan yang mendukung sirkulasi operan. Jika lebih menyukai serangan cepat, pastikan tersedia pemain yang mampu bergerak ke ruang kosong.

7. Manfaatkan Counter Attack dengan Cepat

Counter attack atau serangan balik merupakan cara efektif untuk menciptakan peluang ketika lawan kehilangan bola. Saat lawan sedang menyerang, sebagian pemain mereka mungkin berada jauh dari posisi bertahan sehingga meninggalkan ruang di belakang.

Segera Cari Pemain Depan Setelah Merebut Bola

Begitu berhasil merebut bola, perhatikan posisi winger dan striker. Jika mereka mulai berlari ke depan, manfaatkan operan cepat untuk mengirim bola ke ruang kosong.

Hindari terlalu lama menguasai bola di lini tengah karena lawan bisa kembali menyusun pertahanan.

Gunakan Pemain dengan Kecepatan yang Mendukung

Winger dan striker dengan kecepatan tinggi dapat membantu memaksimalkan serangan balik. Meski begitu, jangan hanya mengandalkan kecepatan. Kemampuan membawa bola, kontrol, dan penyelesaian akhir juga perlu diperhatikan.

8. Tingkatkan Atribut Pemain Penyerang

Kualitas pemain memiliki pengaruh terhadap efektivitas serangan. Karena itu, pengembangan atribut penyerang perlu disesuaikan dengan peran yang ingin kamu gunakan.

Prioritaskan Finishing dan Offensive Awareness

Finishing berkaitan dengan kemampuan menyelesaikan peluang, sedangkan Offensive Awareness membantu pemain dalam membaca situasi menyerang dan menentukan posisi.

Kedua atribut ini layak diperhatikan ketika kamu ingin membangun striker yang lebih efektif di depan gawang.

Perhatikan Atribut Pendukung

Selain dua atribut tersebut, kemampuan lain juga dapat membantu performa penyerang, seperti:

  • Kicking Power: mendukung kekuatan tendangan.

  • Speed: membantu pemain berlari lebih cepat.

  • Acceleration: mendukung kecepatan saat mulai berlari.

  • Ball Control: membantu mengontrol bola.

  • Dribbling: berguna ketika harus melewati penjagaan lawan.

Jangan lupa melakukan training pemain sesuai kebutuhan posisi dan gaya bermain. Panduan cara training pemain eFootball yang benar bisa menjadi referensi tambahan untuk mengembangkan skuad.

9. Hindari Kesalahan yang Membuat Peluang Terbuang

Kesulitan mencetak gol tidak selalu disebabkan oleh kualitas pemain. Kebiasaan yang kurang tepat ketika menyerang juga bisa membuat peluang bagus berakhir tanpa hasil.

Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:

  1. Terlalu sering menembak dari jarak jauh. Tembakan jarak jauh bisa menjadi pilihan, tetapi jangan memaksakannya ketika ada opsi yang lebih baik.

  2. Memaksakan dribble. Terlalu lama membawa bola memberi kesempatan bek lawan untuk merebutnya.

  3. Mengabaikan rekan setim. Perhatikan pemain yang berada dalam posisi lebih bebas.

  4. Terlalu bergantung pada satu striker. Variasikan serangan melalui winger dan gelandang serang.

  5. Memberikan through pass terlalu cepat. Pastikan penyerang memiliki jalur lari yang memungkinkan untuk menerima bola.

  6. Tidak memperhatikan posisi kiper. Sudut tembak yang buruk dapat membuat peluang mudah diamankan penjaga gawang.

10. Perbandingan Metode Mencetak Gol di eFootball

Setiap metode memiliki kelebihan dan situasi penggunaan yang berbeda. Memahami karakteristiknya akan membantu kamu menentukan pilihan ketika berada di area menyerang.

Metode

Kelebihan

Situasi Ideal

Tembakan biasa

Praktis untuk penyelesaian akhir

Peluang jelas di kotak penalti

Curl shot

Membantu mengarahkan bola melengkung

Sudut tembak yang mendukung

Through pass

Menembus ruang di belakang bek

Striker sedang berlari

One-two pass

Membantu melewati penjagaan

Area tengah dan sekitar kotak penalti

Counter attack

Memanfaatkan pertahanan lawan yang belum siap

Setelah merebut bola

Dribble

Membuka ruang dan sudut tembak

Ketika tersedia ruang untuk bergerak

11. Latih Kombinasi Teknik dan Taktik

Menguasai satu teknik saja belum cukup untuk meningkatkan produktivitas gol. Kamu perlu menggabungkan kemampuan individu dengan strategi tim agar serangan lebih sulit dibaca lawan.

Cobalah melatih beberapa pola berikut:

  • Umpan pendek dan finishing: bangun serangan melalui beberapa operan sebelum mencari kesempatan menembak.

  • Through pass dan sprint: kirim umpan terobosan ketika striker mulai bergerak ke belakang bek.

  • Dribble dan curl shot: gunakan gerakan mengecoh untuk membuka sudut tembak.

  • Counter attack dan umpan cepat: manfaatkan ruang ketika lawan kehilangan bola.

  • One-two pass dan penyelesaian akhir: lakukan kombinasi operan untuk menembus pertahanan yang rapat.

Kamu juga bisa memperdalam pemahaman strategi melalui panduan trik bermain eFootball ala pro player dan taktik eFootball terbaik.

Cara mencetak gol di eFootball membutuhkan kombinasi teknik, strategi, dan pengambilan keputusan yang tepat. Pemain tidak cukup hanya mengandalkan striker dengan rating tinggi, tetapi juga harus mampu membangun serangan, memanfaatkan ruang kosong, memilih finishing, dan membaca pergerakan lawan.

Mulailah dengan menguasai teknik dasar seperti umpan pendek, through pass, one-two pass, dan penyelesaian akhir. Setelah itu, kembangkan strategi menyerang sesuai karakter pemain dan formasi yang digunakan.

Semakin sering kamu berlatih membaca situasi pertandingan dan memilih teknik yang tepat, semakin besar peluang untuk menciptakan gol. Kunci utamanya bukan melakukan banyak trik, melainkan membuat setiap serangan menjadi lebih efektif.